Trump Umumkan Penangkapan Maduro oleh Delta Force AS, Venezuela Chaos!
Presiden AS Donald Trump mengguncang dunia dengan mengklaim militer AS berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya Cilia Flores melalui operasi skala besar “Operation Absolute Resolve” pada 3 Januari 2026. Maduro diduga ditangkap di kediamannya oleh pasukan khusus Delta Force, lalu diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan narko-terorisme, impor kokain, dan kepemilikan senjata ilegal di Pengadilan Distrik Selatan New York.
Klaim Trump via Truth Social memicu ledakan di Caracas dan wilayah lain, dengan laporan Reuters dan BBC mengonfirmasi Maduro mendarat di Pangkalan Udara Stewart, New York, malam itu juga. Operasi ini bagian dari perang anti-narkoba AS yang telah menewaskan 110 orang dalam 30 serangan kapal sebelumnya, menarget Maduro sebagai “kingpin jaringan kriminal” penyelundup kokain miliaran dolar ke AS.
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengecam penangkapan sebagai “penculikan barbar” dan menuntut pembebasan segera, sementara pendukung Maduro demo massal di Caracas. Trump sebut Rodríguez bersedia bekerja sama untuk “Make Venezuela Great Again,” sementara oposisi Venezuela rayakan sebagai akhir rezim diktator.
Implikasi global mencakup gejolak harga minyak, tuntutan PBB untuk dialog, dan reaksi keras dari Rusia-China. Maduro dijadwalkan sidang Senin di Metropolitan Detention Center, New York, dengan reward AS sebelumnya US$50 juta untuk penangkapannya. Krisis ini uji diplomasi Trump di akhir masa jabatannya.

