Berita

Punchy-kun: Perjalanan Mengharukan Bayi Makak yang Ditinggalkan Sejak Lahir, Diselamatkan oleh Staf Kebun Binatang

Seekor bayi makak yang diberi nama Punchy-kun VN menjadi sorotan publik setelah kisah hidupnya
menyentuh hati banyak orang. Dilahirkan pada bulan Juli, anak makak muda ini segera dihantar untuk
mendapatkan perawatan setelah kelahirannya. Staf zoologi meyakini bahwa ibu mudanya
meninggalkannya akibat stres yang dipicu oleh hujan panas.

Dalam kondisi normal, bayi makak akan langsung mengikuti dan melekat pada tubuh ibunya setelah
lahir. Kontak fisik ini sangat penting untuk membantu membangun kekuatan otot serta memberikan rasa
aman. Namun, karena ditinggalkan, Punchy tidak memiliki sosok ibu yang bisa ia pegang atau peluk
untuk menunjang perkembangan alaminya.

Melihat kondisi tersebut, para penjaga kebun binatang berupaya mencari solusi agar Punchy tetap dapat
berkembang dengan baik. Mereka mencoba berbagai alternatif, termasuk menggulung handuk dalam
berbagai ukuran agar bisa menjadi sesuatu yang dapat “dikocok” atau dipegang oleh Punchy, menyerupai
tubuh induknya. Sayangnya, berbagai percobaan awal tersebut tidak membuahkan hasil.
Selama berbulan-bulan, staf terus mencari cara terbaik untuk membantu Punchy memenuhi kebutuhan
nalurinya akan sentuhan dan pegangan.

Setelah tujuh bulan, penjaga akhirnya menemukan satu benda yang berhasil membuat Punchy merasa
nyaman dan mau memegangnya. Awalnya, mereka berharap mainan yang menyerupai primata lain
dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Tak disangka, momen ini justru menjadi awal Punchy
dikenal luas oleh publik.

Video-video Punchy yang memperlihatkan interaksinya dengan mainan tersebut mulai beredar di
internet dan dengan cepat menarik perhatian banyak orang. Ia pun berubah menjadi sensasi internet.
Seiring bertambahnya video yang diunggah, para penggemar mulai mengikuti perkembangan Punchy
dengan lebih dekat. Mereka menyaksikan berbagai tanda kemajuan kecil, termasuk momen-momen
ketika Punchy mulai menunjukkan upaya untuk bersosialisasi dan berkawan.

Kisahnya yang mengharukan bahkan menginspirasi sebuah iklan dari IKEA. Kehadiran Punchy di media
sosial, yang dibagikan oleh para pengasuhnya, menghadirkan gambaran seekor bayi makak yang
meskipun ditinggalkan sejak lahir, tetap berjuang dan menunjukkan semangat hidup yang luar biasa.
Saat ini, para pengunjung datang untuk menyaksikan perkembangan Punchy secara langsung. Banyak
yang merasa terharu melihat perjuangannya untuk “menemukan pijakan” dalam hidupnya.

Namun, baru-baru ini staf kebun binatang mengungkapkan adanya perubahan yang berlangsung secara
perlahan. Punchy mulai semakin bergantung pada mainannya, tetapi di sisi lain, ini juga menjadi tanda
bahwa ia sedang berkembang. Para staf percaya bahwa tidak lama lagi Punchy akan siap melepaskan
ketergantungannya dan bergabung dengan kelompok makak lainnya.

Perjalanan Punchy-kun menjadi bukti bahwa dengan perawatan, kesabaran, dan kreativitas, seekor satwa
yang ditinggalkan pun dapat tumbuh, beradaptasi, dan menemukan tempatnya kembali di dalam
kelompoknya.

 

Penulis: Aini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Copy link
Powered by Social Snap