BeritaKajian

‘Bulan Darah Merah’ Terjadi di 7-8 September 2025

Langit malam bulan September 2025 akan dihiasi berbagai fenomena, salah satunya Corn Moon.

Kebetulan, fenomena ini akan muncul bersamaan dengan Blood Moon atau Gerhana Bulan Total.

Peristiwa ini nantinya bisa disaksikan dari berbagai belahan dunia.

Lalu apa beda keduanya?

Yuk kita bahas satu-satu.

Catatan laman Life Science menyebut Corn Moon merupakan nama yang diberikan untuk bulan purnama
yang terjadi pada September dan secara tradisional dikaitkan dengan masa panen jagung di Amerika Utara.
Tahun ini, Corn Moon akan muncul pada 7 September dan menjadi istimewa karena bertepatan dengan
Gerhana Bulan Total atau Blood Moon Bulan Purnama yang sepenuhnya diterangi matahari dari perspektif
bumi akan memancarkan rona merah gelap karena bayangan bumi jatuh ke bulan saat gerhana tiba.

Corn moon bisa muncul setiap tahun sekali di bulan September meskipun tidak selalu ada gerhana.

Sementara itu, Blood Moon sendiri adalah istilah populer untuk gerhana bulan total, ketika permukaan bulan
tampak kemerahan.

Warna ini muncul karena cahaya matahari melewati atmosfer bumi, dibiaskan dan tersebar.

Dari sinilah, warna kemerahan tercipta dari spektrum merah oranye matahari yang sampai ke permukaan
bulan.

Blood Moon tidak terikat dengan bulan tertentu.

Fenomena ini bisa terjadi kapan saja ketika ada gerhana bulan total. Blood moon dan Corn moon akan terlihat
jelas dari Eropa, Asia, Afrika hingga Australia. Negara-negara di Asia termasuk Indonesia bisa melihat

fenomena ini pada malam hari setelah matahari terbenam.

 

Penulis: Aini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Copy link
Powered by Social Snap